(Vlog) Pesona Wisata Coban Rondo yang Tak Pernah Memudar

3
335
wisata-coban-rondo-air-terjun-malang

wisata-coban-rondo-air-terjun-malang

Wisata Coban Rondo sudah ada sejak lama. Sekarang wajahnya kian cantik.

Saya sudah beberapa kali ke Coban Rondo, baik sama teman atau keluarga. Terakhir Sabtu (21/1), ke sini bersama teman-teman Malang Citizen. Keluarga baru yang memiliki minat sama dalam dunia blog dan kecintaan pada segala hal yang berbau Malang Raya.

Ada banyak hal baru yang saya temukan di sini. Beberapa hal baru tersebut yaitu:

  1. Tiket parkir sudah satu paket dengan biaya masuk. Jika dahulu, tiket parkir sendiri. Hal ini tentu menghemat pengeluaran pengunjung ketika menyusuri areal wisata Coban Rondo yang luas.
  2. Wahana semakin beragam dan menarik. Terdapat labirin, ATV, paint ball, camping, hingga flying fox yang bisa dicoba.
  3. Kemudian sebelum memasuki air terjunnya, di sebelah kanan, pengunjung akan menemukan area selfie/welfie, bertuliskan Coban Rondo dengan ukuran besar.
  4. Terdapat cafe yang sekarang lagi naik daun. Menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi baik untuk bersantai, menyantap olahan cokelat atau sekadar selfie. Cafe Dancok (Daun Cokelat) Cafe ini dikelola oleh Iwan.

Sedangkan hal yang masih sama, adalah pemandangan yang indah, air yang dingin, dan udara yang segar. Hal yang selalu saya rindukan dan tak pernah bosan jika ke sini.

Lihat vlognya dahulu sebelum baca sampai habis

Permasalahan yang menumpuk di kepala, serasa hilang, ketika diri memasuki area Coban Rondo.

Dua cara mencapai ke Coban Rondo

Cara pertama yang pasti kamu sudah banyak mencobanya. Dan pasti akan lebih memilih cara ini, yaitu memakai kendaraan untuk mencapainya.

Cara kedua, kamu jalan kaki mulai dari patung sapi sampai kembali lagi. Cara ini pasti melelahkan. Tapi kamu akan dapatkan manfaat dan pengalaman lebih dari yang lain.

Alhamdulillah saya sudah mencoba keduanya. Jika saya amati, tidak banyak yang melakukan cara kedua.

Padahal sebenarnya, dengan cara kedua. Kita akan dekat dengan alam, jantung dan paru-paru lebih sehat. Serta benar-benar menikmati perjalanan ke alam. Sebab sebenarnya, ketika kita ke alam, seharusnya kita tidak mengotorinya. Namun menikmatinya.

Berani ke Coban Tengah?

Biasanya Sabtu-Ahad, di sini ramai pengunjung. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kemarin ada beberapa bus berjejer sejak pagi hari.

Di Coban Rondo, ada satu coban lagi, namanya Coban Tengah. Saya sudah ke sini, sama Iko. Jalurnya lebih sulit daripada ke Coban Rondo. Tapi pemandangan yang disajikan tidak kalah cantik dengan Coban Rondo. Hanya saja, banyak masyarakat yang memilih Coban Rondo.

Karena memang rutenya lebih cepat. Kamu tinggal parkirkan sepeda/mobil. Jalan sebentar dengan mudah, sudah sampai Coban Rondo. Sedangkan kalau ke Coban Tengah, rutenya naik turun, menembus aliran air.

Kalau saya bandingkan, saya suka menyusuri rute ke Coban Tengah ini. Lebih menantang, seru, dan tak banyak orang yang ke sini.

Coban Rondo selalu dikenang

Hingga saat ini hal yang terpikir pertama kali, saat menyebut nama Coban Rondo. Pasti air terjun yang tinggi, air yang dingin, udara segar, dan suasana hijau tenang.

Semoga brand Coban Rondo yang seperti ini selalu dijaga, bahkan dikembangkan. Orang-orang kota/mereka yang sibuk dengan rutinitas sehari-hari. Pasti akan mencari suasana yang dingin, santai, pemandangan cantik, dengan udara segar untuk menenangkan pikiran. Serta mengembalikan stamina, agar esok kembali semangat mengerjakan rutinitas.

Maka, Kota Batu dan Malang menjadi rujukan para wisatawan. Saya orang asli Batu berharap, semoga alam di Malang Raya ini tetap terjaga. Ia menjadi sumber kehidupan bagi banyak makhluk.

Coban Rondo

Tiket masuk weekday Rp 15.000,- dan weekend Rp 18.000,-

Tiket roda 2 Rp 4.000,- roda 4 Rp 10.000,- dan roda 6 Rp 20.000

Peta lokasi Wisata Coban Rondo

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here